Kesadaran adalah matahari
Sepertinya negara ini sangat susah memberikan kesejahteraan pada rakyatnya. Lihatlah pergolakan yang terjadi dimana-mana, demo adu kekuatan pun seakan sangat sulit dihilangkan. Apakah untuk mencapai kebahagiaan dibutuhkan perjuangan yang maha berat? memang tidak mudah untuk memaknainya. Tapi yang jelas, makin hari kondisi rakyat semakin terjepit oleh harga-harga yang beriringan naiknya mengikuti kenaikan harga BBM.
Termasuk juga pembodohan yang dilakukan PLN terhadap praktik Insentif-disinsentif sejak April lalu. Ditambah lemahnya kontrol lembaga yang mengaku pembela rakyat, semakin menjadikan PLN sebuah kekuasaan baru di negeri tercinta ini. Ajang sosialisasi tarif baru yang mestinya harus diberikan, menguap begitu saja entah kemana. Lucunya, walaupun tetap diberlakukan model pentarifan terbaru, toh masalah pemadaman bergilir tetap saja terjadi, yang ujung-ujungnya akan mematikan dunia usaha, terlebih bila pemadaman itu diberlakukan pada jam produktif kerja. Memang serba salah hidup dinegara antah berantah ini
Loading...
ulan - June 30, 2008 at 8:34
pindah kewarganegaraan yuk
hanggadamai - July 1, 2008 at 0:00
PLN = MONOPOLI listrik, but why hrs terus merugi+devisit??
huff
akafuji - July 5, 2008 at 14:38
Berjuang memperbaiki lebih baik ketimbang mati jadi pecundang
ML Hakim - July 20, 2008 at 12:58
kesadaran adalah matahari, namun dengan kacamata (kepentingan) (si)apa kita memindainya ?
dadan - July 24, 2008 at 11:47