Mahasiswa ITS maling!!!
Ironi memang. Itu kabar terbaru dari taman pendidikan berlabelkan teknologi yang mengaku sebagai institusi pencetak manusia-manusia unggul yang terletak di kawasan Indonesia Timur ini. Menurut berita yang saya baca dari detiksurabaya, salah seorang mahasiswa ITS, kedapatan mencuri beberapa laptop dan Flash Disk dari salah satu toko yang ada di Hitech Mall Surabaya. Mengaku kepepet untuk biaya kuliah, sang pelaku bernama Baginda Awaludin Saputro Hasibuan (22) mencoreng nama almamater yang telah menghasilkan alumni yang saat ini menduduki pos-pos penting diberbagai perusahaan bonafid, bahkan ada yang masuk dalam jajaran menteri kabinet Indonesia Bersatu. Untuk baca lengkap beritanya, silahkan klik disini.
Dengan raw material yang berkualitas, karena disaring dari berbagai lulusan SMA se-Indonesia, ITS sebagai salah satu kawah candradimuka penggodokan kader-kader terbaik bangsa, dimana diharapkan manusia yang unggul, unggul dalam keilmuan dan budi pekerti, dihasilkan. Namun sangat disayangkan, malah perbuatan tak terpuji dilakukan oleh salah satu mahasiswanya. Memang nila setitik tidak akan merusak susu sebelanga. Tapi kasus ini membuat kita miris, sudah sedemikian bobrok kah moral kaum intelektual negeri ini, hingga untuk sebuah tujuan mulia berlabel pendidikan, harus dilakukan dengan cara yang keliru dimata hukum.
Barangkali ada yang salah dengan dunia pendidikan kita. Tentunya kembali pada kita semua untuk bersama-sama memikirkannya
Loading...
analoginya,
apa semua orang yang lulus ujian sim akan mengemudi dengan tertib ?
apa semua orang yang lulus ujian sim akan menggunakan imu tata tertib mengendara ?
apa semua orang yang lulus ujian sim pasti akan bersikap santun kepada sesama pengendara lain di jalan ?
tentunya selain sistem sim-nya yang harus bener,
brainware dan soulware dari oknum/orang ybs harus dibenerin juga.
dadan - March 18, 2008 at 18:05
ironis memang cak?
apa semua orang islam itu muslim?
*ikut-ikutan Dadan*
Tumes_semuT - March 18, 2008 at 21:23
mari bicara lebih global melihat siapa yang berdiri dibelakang post penting negeri ini, kalo ndak UI, ITB, UGM, ITS dan beberapa perguruan tinggi yang lain, kebanyakan alumninya cerdas, menjadi decision maker di beberapa BUMN terkemuka dinegeri ini, tapi bagaimana dengan pelayan publik yang mereka berikan?, sungguh menjengkelkan!
maaf saya tidak sedang melakukan generalisasi, tapi bukankah pemimpin negeri ini dicetak dari perguruan tinggi terkemuka di negeri ini? hasilnya? masih sangat diragukan.
Saya tidak mengkambing hitamkan perguruan tinggi di negeri ini, dan tidak fair juga jika mereka para pemimpin negeri ini yang dicetak dari PTN sekelas UI, ITB, UGM, ITS mengkambing hitamkan “sistem”, bukankah sistem itu bisa diperbaiki? kenapa menunggu 7 turunan?
peyek - March 18, 2008 at 22:19
~peyek~
kalo para pemimpin yang dicetak di AKABRI gimana?
Tumes_semuT - March 18, 2008 at 22:42
mungkin kalo tu barang ditawarin ke kita dgn harga miring,,,kita juga mau kali yaaaa…
gresikmusic - March 18, 2008 at 22:46
[...] cuman bisa tersenyum kecut saat membaca posting dari arest, "Mahasiswa ITS Maling". Senyum-senyum kecut, sekecut bau ketiak, kecut karena sebel berat. Bayangin, udah mahasiswa, [...]
Scrapyard of mine :: Alamak ! Mahasiswa Koq Maling :: March :: 2008 - March 19, 2008 at 0:09
….. Hasibuan.
Nuff said.
culuntea - March 19, 2008 at 7:57
spichless
ada salah dalam pendidikan di negeri ini
tp apa ya?
dobelden - March 19, 2008 at 12:11
ada sejuta produk, dan ada 1 yang cacat, dalam sistem produksi manapun hal tersebut masih bisa ditoleransi. mengapa? masih ada 999.999 produk lain yang kualitasnya bagus. jadi bukan sistem produksinya yang jelek, tapi 1 produk tadi yang mengalami penyimpangan..
[ingat konsep six sigma]
~peyek~
gimana kalo pemimpin negeri ini cukup SMA saja?
deteksi - March 19, 2008 at 17:47
@ Tumes_semuT
Bukankah anda dan saya bisa menilai sendiri?
@ deteksi
Pertama… terima kasih,
pernyataan anda akan menyimpang dan semakin jauh dari topik pembahasan, silakan dibaca disini “Lulus UGM mau jadi jongos atau penghianat Bangsa” sebagai pemanasan, dan setelah itu mari kita perdebatkan dengan tidak menyimpang pada topik postingan ini.
peyek - March 19, 2008 at 19:26
~peyek~
oke cak, mbalik ke topik ya: “mahasiswa its maling!”
trus sampeyan ngajak debat yang mananya???!!!
deteksi - March 19, 2008 at 21:30
[...]almamater yang telah menghasilkan alumni yang saat ini menduduki pos-pos penting diberbagai perusahaan bonafid[...]
[...]ITS sebagai salah satu kawah candradimuka penggodokan kader-kader terbaik bangsa, dimana diharapkan manusia yang unggul, unggul dalam keilmuan dan budi pekerti, dihasilkan[...]
lantas saya memberikan komentar seperti komentar pertama saya di posting ini, dan kemudian dengan komentar anda diatas yang ditujukan ke saya
[...]gimana kalo pemimpin negeri ini cukup SMA saja?[...]
maksudnya gimana? apakah ada yang salah dengan komentar saya?
peyek - March 19, 2008 at 22:37
uda2 kyknya mslh “maling” ini ga usa di terusin lg,ga ada gunanya.
wong sama2 maling kok teriak maling
gambit - March 20, 2008 at 2:26
Mgkn saja dia lagi uji coba mo bikin mesin Maling. hehehehe….
war45 - March 20, 2008 at 3:20
sifat dan watak seseorang jgn disangkut pautkan dgn almamater.
kalo emang dasarnya sudah gak bisa dirumah dan bawaan lahir ya begitu, kita sebagai teman, saudara ato apa cuma bisa mengingatkan dan melarang…
kaya itulah sekolah ato apa istilahnya cuma bisa memberi ilmu pendiikan dan lain sebagainya kepada seseorang untuk jadi baik.
kalo orang yang dikasih mampu mengerti dan memahami akan menmenjadi lebih baik..
kalo emang dasarnya ndableg, mbalelo, nakal, gak mau denger dll yg jelek jelek… dia akan tetap gak ngerti gimana untuk baik.
makanya bagi kita tuk berusaha tuk mengingatkan dan mencegah yang kurang baik..
jangan sangkut pautkan sifat dasar/watak seseorang dengan suatu almamater…
usaha kita sebagai temen/saudara dan dunia pendidikan menjadikan temen-temen kita yg kurang baik menjadi baik…
hugy78 - March 20, 2008 at 10:25
Coba liyat berita ditipi.. isinya mahasiswa tawuran antar jurusanlah antar fakultaslah, mahasiswa ngerusak bangunan kampus, mahasiswa bla bla bla… miris sekali!
leah - March 21, 2008 at 7:00
ah..seakan ndak percaya, masak sih sampai segitunya..
akafuji - March 21, 2008 at 9:12
Mas Agus, itu sih kabar berita yg gak terlalu membuat saya MIRIS dan kaget-kaget amat.
Lah mending klu jebolan dunia pendidikan ngelakuin perbuatan seperti mencuri, MALING lan sak pinunggalane Mas,
Lihat saja yang KORUP di negeri ini rata-rata kan orang-orang jebolan Universitas sih..??. Apatah lantas hal ini harus kita tuduhkan pada Lembaga Pendidikannya…??.
Mestinya gak gitulah…bisa repot nanti jadinya.
Misal dengan kejadian seorang Menteri AGOMO yg harus meringkuk di Penjara gara-gara katanya MALING, KORUP…apa lantas bisa digeneralisir bahwa AGOMO yg disandang si MALING, si KORUP tadi JELEK…?.
Haiyaaaaaahhh….piye Mas….
Nggelesod….tolah-toleh..sopo ngerti ono sing mbandhem watu…
Kabuuuuuuuuuuuuuuurrrrrr…..nggandhol Becak.
Santri Gundhul - March 25, 2008 at 11:05
Hihihi… Iya… Dan sayangnya si tersangka itu adalah teman sekelas TPB (tahun pertama bersama) saya di ITS…
Weleh… Benar-benar tak disangka seseorang yang saya kenal pendiam ternyata berbuat seperti itu. Apa memang minat dan bakatnya? Atau memang dia benar-benar kepepet? Wallahu a’lam. Yang jelas, saya setuju kalau perbuatannya membuat nama almamater tercoreng. Namun, bukan berarti semua mahasiswa ITS maling kan?
Arif Budiman - March 25, 2008 at 20:46
Hanya salah satu contoh aja… banyak mahasiswa berprestasi yang mengukir sejarah di tingkat nasional bahkan internasional… jangan terlalu dibesar-besarkan… maling itu bukan didikan ITS, itu sudah bawaan dia dari dia masih kecil… mudah2an saya salah…
parvian - October 13, 2008 at 21:39
[...] cuman bisa tersenyum kecut saat membaca posting dari arest, “Mahasiswa ITS Maling”. Senyum-senyum kecut, sekecut bau ketiak, kecut karena sebel berat. Bayangin, udah mahasiswa, [...]
I think .. » Alamak ! Mahasiswa Koq Maling - October 17, 2008 at 11:53
ada keyword yang kadang kawan-kawan lupa bahwa semua manusia itu maling, hanya saja yang terlalu dibesar-besarkan: 1) ITS, 2)mahasiswa, 3)Maling. sekarang yang mau dibahas ITSnya, Mahasiswanya, atau malingnya…
apa ada manusia yang sempurna? sekalipun itu dari taruna angkatan bersenjata sekalipun saya pikir juga punya banyak kesalahan, apakah kalo udah kuliah di ITS harus jadi malaikat? yang namanya maling ya maling !!! gak perlu ngomong soal ITS, ITB, UI, Atau pondok pesantren sekalipun.
bukan berarti saya membela ITS, tapi kembali lagi soal pembahasan ini soal maling. karena terlalu membesar-besarkan kiranya ketika kita bahas soal ITSnya, karena judul diatas kan cuman sebagai bumbu pemanis supaya berita laku keras dan layak jual karena ada ITSnya. bagaimana opini kita semua kalo misal judul diganti “Ada Maling Kuliah Di ITS”….???
maling adalah maling, dan mahasiswa tetaplah mahasiswa, dan manusia tetaplah manusia…!!!
j0r0k - November 28, 2008 at 16:20
Salam semua …
Bung Owner …
Pernahkah bung berada dalam situasi sulit dan mendesak ? dimana bung harus mengambil keputusan dengan segera ? dan tidak ada seorang pun yang dapat bung minta bantuannya ? dan bung berada jauh dirantau orang ?
Saya yakin , bung belum tahu bagaimana rasanya.
Kalau bung tau, bung akan lebih selektif dalam menyadur berita. Bung tidak akan menulis langsung nama pelaku dengan gamblangnya…
Bagaimana jika pelaku yang membaca… karena ia khilaf (katakanlah.. karena ia mengambil jalan pintas) sedang ia punya masa depan yang lebih baik, karena ia seorang mahasiswa di PT ternama, jurusan Top. Bisa2 mentalnya down, atau malah menimbulkan “perasaan kurang mengenakkan” di hatinya.
dengan menulis seperti diatas, Bung telah menghukum dia secara tidak langsung bahkan jauh lebih berat dari pekerjaan nya sendiri. jika dihukum paling berapa lama… lah yang maling duit negara aja miliaran bisa kurang dari 3 bulan. sedang dengan artikel bung ini… berita nya sampai tahunan….. kasihan kan anak orang …
Kalo sebenarnya Bung ingin mengungkit masalah “MALING” banyak maling2 lain yang sangat terhormat yang bisa bung JELEK2 KAN dan memang sudah sewajarnya dijelek2kan bahkan di SIKAT ABISS…
Jadi tolong… bijak dikitlah….
Kl nyadur berita … selektif dong … kalo ga pakai inisial jangan langsung mengarah ke orang atau institusi ..
Dalam artikel diatas bung telah menjelekkan banyak pihak …
Mahasiswa , ITS, Pelaku ..
Beda bung … tujuan anda menulis untuk log sendiri dengan tujuan pemilik berita harian yang membuat berita sekecil apapun jadi wah popularitas..
Kalo perlu tolong ni artikel di hapus saja deh ..
NB : saya bukan mahasiswa, bukan ITS bukan kerabat dari pelaku
hanya menilai dari sisi yang berbeda
Seorang Sahabat.. - February 1, 2009 at 21:12
sebenernya dimana-pun itu, pasti ada…
cuma gak ke publish ajah…
limacm - November 25, 2009 at 10:21