Behind the scene

the inescapable experience

Laris manisnya Rusunawa

Posted by agus rest on January 19, 2008

Gresik selalu berbenah. Kabupaten yang bersinggungan langsung dengan ibu kota propinsi jawa timur, yang berslogankan Gresik berhias iman : Gresik yang bersih, hijau, aman, dan sehat, menuju masyarakat Industri, maritim, agama, dan niaga, terus menggeliatkan roda pembangunan demi mewujudkan masyarakat yang dicita-citakan,seperti terpampang pada slogan tersebut di atas. Salah satunya adalah dengan membangun tempat tinggal yang terjangkau oleh masyarakat kelas menengah ke bawah, tapi tetap memberikan jaminan kebersihan dan kesehatan bagi penghuninya. Dengan konsep Rusunawa, yang berarti rumah susun sederhana dan sewa, menjanjikan harapan baru bagi masyarakat yang berkemampuan finansial terbatas untuk mendapatkan tempat tinggal yang selayak-layaknya. Terbukti, kompleks rusunawa yang berada pada 3 daerah, yaitu Karang Turi, Gulomantung, dan Kebomas laris manis habis tersewa alias rent out . Bahkan untuk daerah Kebomas, yang masih dalam tahap pengerjaan, sudah habis terpesan oleh calon penghuni rusunawa tersebut

Ini memberikan sebuah pemahaman, apakah proyek yang ditangani oleh Dinas Sosial dan Pekerjaan Umum Pemkab Gresik ini berjalan sukses, ataukah memang fakta di lapangan bahwa sebagian besar masyarakat Gresik sendiri belum mampu memiliki rumah sendiri. Seiring realitas dimana semakin mahalnya harga tanah di kota ini, seolah-olah rumah pribadi pun hanya menjadi sebuah mimpi. Dengan penduduk yang mayoritas berprofesi sebagai pegawai buruh, yang berarti pendapatan hanya sesuai UMR, tentunya cukup berat bila harus membeli rumah, baik secara cash maupun kredit melalui bank yang menawarkan program KPR.

Dengan tanpa bermaksud meremehkan peran serta pemerintah daerah melalui program rusunawanya, tentunya kepemilikan tempat tinggal tetap menjadi cita-cita bagi setiap keluarga. Semoga ke depan, rusunawa bisa berubah konsep, menjadi semacam hunian yang bisa dimiliki, entah dalam bentuk HGB atau apalah namanya, sehingga minimal kalo nda punya duit ato kepepet, bisa menjadi agunan di bank. Atau barangkali ada konsep lain yang lebih menguntungkan? :D

4 Responses to “Laris manisnya Rusunawa”

  1. tony Says:

    Ehm… iya, saya curiga, apa ada yang sewa beberapa unit terus disewakan lagi kepihak lain ya? kan bisa jadi beberapa orang mengambil kesempatan dalam setiap kemungkinan.

  2. agus rest Says:

    @ Tony : klo itu emg harap maklum kayaknya

  3. akafuji Says:

    ,,dan aku berhrp kpimilikan rumah sendiri bg m Arest bkn akan jd mimpi belaka m Arest ya! he2

  4. agus rest Says:

    @Akafuji : amin…thx atas doanya :)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>